• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

About AIC

Let me introduce AIC


A bit about AIC

AL AZHAR ISLAMIC CENTRE atas izin Allah SWT terlahir sejak 09Oktober 2016 tepat di tengah perkampungan second class yang ngetrend disebut RUSUNAWA ( Rumah Susun Sewa ).

Meski berlatar belakang dari ekonomi lemah, tapi kami yakin insya Allah mampu mengikrarkan diri berdakwah dan melakukan syi'ar, karena kami memiliki Allah ,,, Tuhan Yang Maha Kaya, Maha Bisa, Maha Mampu dan Yang Maha Berkuasa.

Founder AIC

Rangga Yan Bagusta

Personal info

R. YAN BAGUSTA

Lahir dan bertumbuh di PASURUAN. Mengenal Islam dan Allah melalui jalur masalah dan hutang, tanpa pernah mengenyam pendidikan khusus keagamaan.
"Alhamdulillah,,, Allah mengirim Masalah dan Hutang untukku, demi menampakkan kekuasaan dan hidayah_Nya pada ku"

Birthday: 29 JULY 1983
Phone number: +(62) 81 2522 77 657 +(62) 856 551 551 22
Website: www.antar-langit.blogspot.com
E-mail: banyu.putyh@gmail.com

RESUME

Know More About Our Activity


FUNCTIONAL MANAGEMENT

  • 2016-future

    DARUL TAUHID @ AIC

    Pembinaan untuk mengenal Allah dengan baik dan benar sesuai Aqidah Islam. Meliputi pengentasan Bid'ah dan Pendidikan Aqidah Islamiyah, demi tercapainya perbaikan mutu ke-ISLAMan dalam diri pribadi dan masyarakat. Sehingga lebih yakin akan ke-Tauhidan Allah, Kekuasaan, dan Kebesaran Allah SWT.

  • 2016-future

    DARUL QUR'AN @ AIC

    Pembinaan dalam rangka membenamkan Al-Qur'an kedalam hati dan pikiran umat,serta mempelajari dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari hari. Sehingga Al-Qur'an benar benar menjadi panduan dan pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia serta menjadi Syafa'at di kehidupan selanjutnya.

  • 2016-future

    KAMPUNG SEDEKAH @ AIC

    Pembinaan serta pembelajaran untuk membangun ekonomi yang ISLAMi juga membangun ukhuwah Islamiyah, mengangkat derajat masyarakat muslim. Secara berjamah berjihad di jalan Allah melalui budaya ekonomi ke ISLAMan yang terukur dengan barokah dan ridlo Allah SWT.

PHYSICAL MANAGEMENT

  • 2016-future

    MAJLIS TA'LIM @ AIC

    Dalam mendukung visi dan misi Darul Tauhid, kami menyajikan pembinaan secara berjangka dan Insya Allah istiqomah kepada seluruh warga baik anak anak, remaja, bapak bapak dan ibu ibu dalam beberapa Majelis Ta'lim yang selalu terorganisir dengan AL AZHAR ISLAMIC CENTRE.

  • 2016-future

    TAHFIDZ @ AIC

    Dari management Darul Qur'an yang kita selenggarakan, terlahir beberapa Tahfidz Qur'an. Meski masih berproses menuju 30juz 114 surat, kami tetap optimis dan yakin akan keberkahan Al-Qur'an, sehingga memompa semangat kami untuk menyempurnakan bacaan, mempelajari, menghafal dan mengamalkan Al-Qur'an.

  • 2016-future

    Unit Usaha @ AIC

    Dalam rangka mendukung seluruh kegiatan dan mendorong pada kehidupan ekonomi warga yang madani, kami membentuk beberapa unit usaha, mulai dari perniagaan, pengadaan barang dan jasa, baik secara personal maupun didalam lingkup management AIC. klik disini untuk mengetahui detai unit usaha kami yang sudah berjalan.

Skills & Things about AIC

TAUHID
86%
html & css
AL QUR'AN
91%
SEDEKAH
TA'LIM
64%
UKHUWAH

READ ME

My latest post


Friday, March 17, 2017

Cara Allah Mengirim Rezeky untuk Hambanya

Assalamu'alaikum Saudaraku ,
Anda seringkali merasakan sempitnya jalan mencari rezeki dan lebih banyak hanya menunggu rezeki dibandingkan berikhtiar maksimal? ketahuilah menjemput rezeki Allah SWT adalah kewajiban setiap mahluk.

Diterangkan dalam Al-Qur'an, ada 4 cara Allah SWT memberi rezeki kepada makhluk-Nya:

1.Tingkat rezeki pertama, yaitu yang dijamin oleh Allah
“Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.”(QS. Hud: 6). 
Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah.
2.Tingkat rezeki kedua, yaitu yang didapat sesuai dengan apa yang diusahakan
“Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya” (QS. An-Najm: 39).
Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Jika ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yang dua jam. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh-sungguh, ia akan mendapat lebih banyak.
3.Tingkat rezeki ketiga, yaitu rezeki lebih bagi orang-orang yang pandai bersyukur
“… Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
Inilah rezeki yang disayang Allah. Orang-orang yang pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendapat rezeki yang lebih banyak. Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukurlah yg dapat hidup bahagia, sejahtera dan tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu.
4.Tingkat rezeki keempat, yaitu rezeki istimewa dari arah yang tidak disangka-sangka bagi orang-orang yang bertakwa dan bertawakal pada Allah SWT
“…. Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yg tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS.Ath-Thalaq:2-3)
Peringkat rezeki yang ke empat ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya. Rezeki ini akan Allah berikan dari arah yang tidak disangka-sangka. Mungkin disaat seseorang berada dalam kondisi sangat sangat membutuhkan.
Rezeki ini akan diberikan Allah kepada hamba-Nya yang bertakwa. Allah SWT berikan rezeki ini karena kecintaan Allah SWT kepadanya. Jadi, marilah senantiasa meningkatkan iman dan takwa serta ibadah kita kepada Allah SWT.
Insya Allah, berbagai kebaikan akan mengalir sejalan dengan usaha kira untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya. Diantaranya ketenangan hidup dan keberkahan rezeki.

Sumber : klik di sini | Publisher : RayGa COPYRIGHT © Al-Azhar Islamic Centre 2017

5 Tanda Rezeki yang Mendapat Keberkahan Dari Allah

Assalamu'alaikum,
Saudarakau, kadang-kadang kita susah membedakan mana rejeki yang membawa keberkahan serta mana yg tidak. Bahkan juga ada yang berani mencampuradukkan pendapatan halal serta haram lantaran tak mengerti konsep keberkahan rejeki.

Sebenarnya bagaimana tanda-tanda rejeki yang barokah ? Di bawah ini beberapa di antaranya :

1. Jiwa Merasa Tenang, Serta Hati Dapat Mendekat Pada Allah
Rejeki yang barokah bakal membawa ketenangan dalam jiwa, sedang rejeki yg tidak barokah bakal menghadirkan kuatir. Pernahkah Sahabat Ummi terima duit dalam jumlah besar tetapi merasa kuatir lantaran sumbernya tak terang?
“Tidak sama yang buruk (rejeki yang haram) dengan yang baik (rejeki yang halal) walau banyak yang buruk itu menarik hatimu, jadi bertakwalah pada Allah hai orang-orang yang berakal supaya anda memperoleh keberuntungan. ” (Q. S. Al Maidah : 100).

2. Rejeki Dapat Berguna Untuk Banyak Orang
Walau sedikit, rejeki yang barokah umumnya dapat berikan manfaat untuk banyak orang.

3. Gampang Berikan Sedekah Serta Menunaikan Zakat
Muda dalam keluarkan zakat, dan terasa suka berikan sedekah baik untuk keluarga, kerabat yang membutuhkan, maupun fakir miskin, juga adalah satu diantara ciri keberkahan rejeki.

Sudah pasti semua sesuatu tergantung tujuannya. Bila cuma diniatkan untuk pencitraan, atau untuk menutupi rasa bersalah sudah terima harta haram, jadi sama saja dengan membohongi sendiri.

4. Keluarga Harmonis Serta Dikaruniai Anak yang Saleh/salehah
Tandanya yang lebih jelas yaitu mendapatkan rumah tangga yang serasi, dan karunia anak shaleh/shalehah dari Allah. Anak-anak yang patuh pada Allah, menyejukkan pandangan mata serta hati orang-tua, dan berikan ketenangan.

5. Selalu Terasa Cukup Serta Syukur
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rejeki yang baik-baik yang kami berikanlah padamu serta bersyukurlah pada Allah”

Orang yang rejekinya barokah bakal terasa bersukur serta senantiasa cukup. Sedang orang yang rejekinya tak barokah bakal senantiasa terasa haus, kurang, lantaran karakter tamak yang dipunyai.

Berapakah Milyar juga dalam tabungannya, gagal memuaskan hatinya. Berikut adzab yang sesungguhnya.

Saudaraku, mudah-mudahan kita selalu dijaga Allah dari rejeki haram, serta selalu dikaruniai rejeki halal serta barokah.

Sumber: klik di sini | Publisher : RayGa COPYRIGHT © Al-Azhar Islamic Centre 2017  

Menjemput Rezeki Secara Islami

JEMPUTLAH REZEKI YANG DIBERIKAN ALLAH SWT.

Sumber rezeki sangatlah luas dan dalam. Seluas bentangan bumi dan kedalaman samudra. Sungguh, di setiap jengkal hamparan bumi dan laut terdapat rezeki yang bisa dikais. Permasalahannya, kerap kali manusia lebih berorientasi menunggu rezeki daripada menjemputnya.

Lebih mementingkan selera pribadi dalam memilih sumber rezeki ketimbang merebut kesempatan di depan mata. Lebih mengutamakan cara yang cepat daripada berletih-letih dalam menggapainya.
Liku-liku kehidupan memang tak bisa dikalkulasi dengan hitungan. Seakan manusia telah lalai, bahwa segala yang terhampar di jagat raya ini ada Dzat yang mengaturnya.
Allah Ta’ala telah berfirman, artinya :
“Dan tidaklah yang melata di muka bumi ini melainkan Alloh-lah yang memberi rezkinya” (QS. Hud : 6)

Karena itu, Islam menekankan setiap Muslim agar menjemput rezeki dengan mengguna kan semua potensi dan kekuatan yang dimilikinya. Yang pasti, dua kebaikan perlu diperhatikan.
Pertama, rezeki yang didapatkan adalah yang baik.

(QS Al-Baqarah 2: 127)
“Hai, orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kalian”


Terkait ayat di atas, Ahmad Musthafa Al-Maraghi menyatakan betapa pentingnya seorang Muslim mengonsumsi makanan yang halal, bersih, dan lurus.

Halal maksudnya adalah tidak mengandung kedurhakaan terhadap Allah SWT. Bersih bermakna tidak mengandung perkara yang melupakan Allah. Sedangkan, lurus berarti rezeki tersebut mampu menahan nafsu dan memelihara akal.

Kedua, untuk mendapatkan rezeki yang baik, hendaknya proses yang dilakukan dengan menggunakan cara-cara yang baik pula. Islam melarang segala bentuk upaya mendapatkan rezeki dengan cara-cara yang zalim
  •  Riba (Al-Baqarah [2]: 278-279)
Maka jika kamu tidak mengerjakan [meninggalkan sisa riba], maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.

Dan jika kamu bertaubat [dari pengambilan riba], maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak [pula] dianiaya. (279)
  • Judi (Al-Maidah [5]: 90)
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya [meminum] khamar, berjudi, [berkorban untuk] berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (90)
  • Penipuan (gharar), Suap (risywah), dan Maksiat.

Mengapa Islam menekankan pentingnya rezeki yang halal?

Karena, setiap asupan yang masuk ke dalam tubuh manusia akan memengaruhinya, baik secara fisik, emosional, psikologis, maupun spiritual.
Rezeki yang halal menghadirkan ketenangan jiwa. Hidup akan lebih terarah dan menjadikan pintu-pintu keberkahan terbuka semakin lebar.Selain itu, rezeki yang halal merupakan syarat diterimanya setiap doa oleh Allah SWT. Rezeki yang halal akan menciptakan tatanan mayarakat dan bangsa yang kuat.

Saat ini, sebagai bangsa dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sepatutnya kita tidak memfasilitasi setiap anak negeri mengais rezeki dengan cara-cara yang dilarang Allah SWT.
Mengikuti arus global, kapitalisme, dan melupakan cara-cara nenek moyang dahulu melakukan aktivitas ekonomi. Yakni, sistem bagi hasil, maro, atau paron ditinggalkan.
Manipulatif, spekulatif, dan ribawi dipraktikkan. Karena itu, kini, kita selalu berada dalam sistem ekonomi yang sangat rentan dan goyah. Krisis demi krisis selalu siap menerjang sepanjang waktu. Petaka demi petaka berlangsung di depan mata.

Kini, saatnya kita kembali kepada sistem yang berkeadilan dalam mencari rezeki dan berupaya meneguhkan kembali jati diri bangsa. Semua itu bermuara pada pentingnya rezeki yang halal. Wallahu  a’lam.
Keyakinan yang mantap adalah bekal utama dalam menjalani asbab (usaha) mencari rezeki. Ar Rahman yang menjadikan dunia ini sebagai negeri imtihan (ujian), telah memberikan jalan keluar terhadap problem yang dihadapi manusia. Diantaranya:

1. Berusaha dan Bekerja
Allah berfirman, artinya :
“Kalau telah ditunaikan shalat Jum’at maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Alloh sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia.” (QS. Al Jumu’ah : 10)

2. Taqwa
(Mengikuti Perintahnya dan Laranganya)
Allah berfirman, artinya :
“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thala : 2)

3. Tawakkal
(Menyerahkan urusannya kepada Allah)
Allah berfirman, artinya :
”Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq : 3)

4. Bersabar dan Syukur
Allah berfirman, artinya :
“Kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh-sungguh Kami akan menambah untuk kalian (nikmat-Ku) dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzab-Ku sangat keras.” (QS. Ibrahim : 7)

5. Berinfaq / Sadaqah / Zakat
Allah berfirman, artinya :
“Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba: 39)

6. Silaturahmi
Rasulullah bersabda, artinya :
”Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturohmi.” (HR. Bukhori Muslim)

7. Ber Do’a dan Istigfar
Rasulullah bersabda, artinya:
“Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima.” (HR. Ibnu Majah dan yang selainnya)

Allah berfirman, artinya :
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Rasulullah bersabda, artinya:
“Barang siapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)

8. Berbuat Kebaikan
Allah berfirman, artinya :
“Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barang siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS Al qashash: 84)

Rasulullah bersabda, artinya:
“Sesungguhnya Allah tidak akan zalim pada hambaNya yang berbuat kebaikan. Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat.” (HR. Ahmad)

9. Berdagang
Rasulullah bersabda, artinya:
“Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan.” (Riwayat Ahmad)

10. Bangun Pagi
Fatimah (Puteri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W) mengatakan kepadanya,
“Puteriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan hati Allah, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang.
Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari.” (HR. Al-Baihaqi)

Karenanya apapun rezeki yang kita harapkan maka akan selalu ada langkah yang harus kita usahakan. Dan yang paling utama adalah selalu memelihara rasa syukur terhadap semua yang sedang kita miliki sekarang.

Sumber : klik disini | Publisher : RayNa

Services

What can I do


Branding

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Web Design

Quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Donec sit amet venenatis ligula. Aenean sed augue scelerisque.

Graphic Design

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident.

Development

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident.

Photography

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod. Donec sit amet venenatis ligula. Aenean sed augue scelerisque, dapibus risus sit amet.

User Experience

Quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Donec sit amet venenatis ligula. Aenean sed augue scelerisque, dapibus risus sit amet.

Contact

Get in touch with me


Total Pageviews

Adress/Street

Rusunawa Petahunan Kecamatan Gadingrejo

Kota Pasuruan East Java Indonesia

Phone number

+(82) 56 551 551 22

Website

www.antar-langit.blogspot.com